Senin, 18 Februari 2013


GARA – GARA SUARA LEDAKAN LAPTOP ……

          Malam kemarin tanggal 18 Februari 2013 pukul 22.30 menjelang tidur. Aku masih saja keliling lorong Ma’had. Sebenarnya aku juga sudah sangat lelah  dan ingin cepat mengarungi samudra mimpi. Tapi, entah darimana malam itu aku terasa lapar sekali  akhirnya kuputuskan turun kebawah yakni ke dapur karena kamarku berada di lantai dua. Setiba di dapur ternyata sepi hanya terlihat mbak ndalem yang sedang menghangatkan sayur dan lauk. Ketika mataku tertuju pada meja makan ada sepiring nasi yang sudah siap, entah kenapa kelihatannya nasi sepiring itu terlihat nikmat sekali daripada yang di dalam ricecooker. Akhirnya ku ambil saja nasi sepiring itu ku padukan dengan sayur terong,dua potong tempe dan dua kerupuk uyel. Alhasil, memang benar-benar nikmat. Setelah selesai makan segera ku cuci piring kemudian aku mengambil segelas air putih. Benar – benar makan malam yang nikmat. Setelah itu aku segera naik keatas, sebelum kembali ke kamar ku langkahkan kakiku menuju kamar mandi untuk berwudhu sebelum tidur, karena sudah menjadi rutinanku. Setelah ritualku selesai aku segera menuju kamar dan sebelum tidur aku ganti baju untuk tidur dahulu. Setelah semuanya selesai aku menata tempat tidur dan tak usah menunggu lama akupun terlelap dalam tidurku.
          Pukul 24.30 malam, terdengar suara ribur-ribut di dalam kamarku. Aku pun masa bodoh dengan situasi malam itu karena aku benar – benar capek + ngantuk bengetz. Entah darimana ada suara seperti alarm kebakaran, Tuut… tuut…. Tuut… Aku tetap cuek dengan keadaan. Malahan seluruh penghuni kamarku terbangun Cuma diriku saja yang masih enak-enakan tidur. Semuanya mencari sumber sura itu. Mbak Effa segera lari menuju arah sakelar lampu apakah sakelarnya konslet. Dan Mbak Ulin segera mengecek laptopnya apakah lupa belum dimatikan. Ternyata tidak ada masalah. Sedangkan adik – adikku Ma’had ketakutan karena asal suara itu belum ditemukan.
Ternyata oh ternyata asal suara itu dari Laptopnya Mbak Anik ynag belum dimatikan. Mbak Effa dan Mbak Ulin langsung segera  membangunkan Mbak Anik yang dari tadi juga cuek dengan keadaan. Ternyata setelah dicek, sebenarnya laptopnya sudah dimatikan tapi mungkin karena error sehingga on lagi dan mengeluarkan suara ± satu jam. Coba bayangkan siapa yang tak bingung dan takut. Setelah berhasil dijinakkan suara laptopnya akhirnya keadaan kembali seperti semula, tapi penghuni kamar jadi tak bisa kembali tidur karena masih was-was. Semuanya langsung mengutarakan perasaan masing-masing mengenai kejadian baru tadi. Tiba-tiba semua mata langsung mengarah kepadaku dan terheran-heran, Mbak Anis masih bisa tidur saja dengan tenang tanpa merasa terganggu sedikitpun. Sebenarnya diriku juga mengetahui kejadian yang baru saja terjadi, tapi dikarenakan diriku sudah capek + ngantuk bangetz, jadinya aku cuma membuka mata sebentar kemudian kulanjutkan tidur panjangku lagi. Kemudian ketika semua sudah merasa lelah. Mereka tidur kembali ketempat tidur masing – masing.
 Singkat Cerita… Keesokan harinya (pagi ini). Semuanya masih mengingat kejadian semalam dan ada yang member ekspresi ingin tertawa terus, ada yang cuma terheran-heran dengan diriku yang tak bangun.Kemudian Mbak Ulin bertanya kepadaku mengapa diriku tak bangun semalam. Tapi dengan mudah aku hanya menjawab kenapa kita bingung, kalau misalnya benar-benar meledak kan kita pastinya akan mati syahid soalnya kita sedang tholabul ilmi. Langsung saja yang mendengar jawabanku tertawa dan ada yang mengiyakan pula.
Dan begitulah ceritaku menjelang tidur yang aneh + konyol tapi insyaAllah kita dapat memetik hikmahnya dari setiap kejadian yang menimpa diri kita.
Amiiiin……

1 komentar:

  1. kenangan penuh makna kelas 3 Ma'had Putri Jamsaren tercinta .....

    BalasHapus